Hasil Pencarian katakunci : bedah ortopedi

Pada halaman ini, anda dapat melihat dokumen-dokumen yang berkaitan dengan katakunci yang telah anda pilih. Untuk memilih katakunci lainnya, anda dapat memilih pada bagian kanan laman website ini.

LOAD SHARING DI ANTARA OTOT DAN HUBUNGAN DINAMIS ANTARA MULTI-OTOT MUSLIM DAN MOMEN BERSAMA ISOMETRIK
Teknik in vivo dan noninvasif dikembangkan untuk menentukan distribusi momen ekstensi siku manusia di antara 3 kepala otot trisep dan otot anconeus, dan untuk memodelkan hubungan antara EMG multi-otot dan momen ekstensi sendi secara dinamis. Hubungan M-wave dan sendi momen statis untuk setiap kepala otot digunakan untuk mengkalibrasi sinyal EMG dan menentukan pembagian beban selama tugas sukarela. Hasil penelitian menunjukkan bahwa triceps kepala medial adalah ekstensor siku utama dan anconeus berkontribusi secara signifikan pada tingkat rendah saat perpanjangan. Baik pembagian beban dan parameter model bervariasi dengan momen ekstensi sambungan. Kontribusi triceps kepala medial dan anconeus menurun dengan momen sendi rata-rata, sedangkan triceps kepala lateral dan panjang meningkat.
PENGEMBANGAN PARAMETER GAIT SPATIO-TEMPORAL ANAK-ANAK MEKSIKO ANTARA 6 DAN 13 TAHUN DASAR DASAR YANG AKAN TERMASUK DALAM ANALISA GERAKAN PERANGKAT LUNAK
Ada beberapa kondisi patologis yang mengubah pola kiprah pada populasi bayi, untuk mengevaluasi pola ini, perlu membandingkannya dengan parameter yang dipelajari pada individu yang normal, sehat secara klinis. Karena alasan ini, diperlukan perhitungan dengan parameter normal khusus untuk populasi jenis ini. Namun, studi yang ada dalam literatur tentang perkembangan gaya berjalan anak tidak memberikan informasi yang cukup untuk melakukan evaluasi di mana perbandingan dengan individu yang sehat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh basis data dari parameter gaya berjalan spatio-temporal subyek Meksiko sehat anak, memberikan informasi baru tentang gaya berjalan ini, sehingga informasi ini kemudian dapat dimasukkan dalam perangkat lunak analisis gerakan yang berbeda. Dengan tujuan ini, sebuah studi deskriptif menganalisis gaya berjalan 120 anak (61 anak laki-laki dan 59 anak perempuan) antara usia 6 dan 13 tahun, menganalisis bagaimana usia mempengaruhi parameter gaya berjalan spatio-temporal. Perbedaan signifikan dicatat dengan usia pada sebagian besar parameter gaya berjalan spatio-temporal. Selain itu, perbedaan signifikan ditemukan dari yang dilaporkan dalam literatur untuk gaya berjalan orang dewasa normal.